Skip to content
Search
Close this search box.

Mengenal Finishing Lantai Lapangan Olahraga Tenis

Mengenal Finishing Lantai Lapangan Olahraga Tenis

Dalam permainan tenis keberadaan lapangan menjadi prasarana penting terselenggaranya permainan, diperlukan lapangan yang memadai sehingga pemain dapat bermain dengan nyaman dan leluasa. Apakah Anda tahu lapangan tenis terbagi menjadi 3 jenis bagian, dalam masing-masing jenis tersebut proses finishing lantai lapangan olahraga juga menjadi fokus utama.

Olahraga Tenis

Tenis merupakan olahraga yang permainannya menggunakan raket dan bola yang terbuat dari karet, untuk permainan olahraga tenis sendiri dapat dimainkan secara tunggal maupun ganda, apakah Anda termasuk orang yang gemar bermain tenis?

Jika dilihat sekilas lapangan tenis hampir mirip dengan lapangan bulu tangkis dimana memiliki bentuk persegi panjang dengan net dibagian tengah, padahal lapangan tenis ukurannya berbeda dengan lapangan bulu tangkis, panjang lapangan tenis kurang lebih 23;77 meter apalagi bagian net juga cenderung lebih rendah dibandingkan lapangan bulu tangkis.

Net pada olahraga tenis juga memiliki ukurannya dengan standar nasional maupun internasional, bahkan tebal pita net pada bagian pinggirnya berkisar 5 hingga 6 meter, selain masalah ukuran lapangan dan net jenis lantai lapangan terbagi menjadi 3 bagian.

Grass Court

Jenis lapangan tenis yang pertama yaitu grass court, jenis lapangan ini memiliki rumput yang permukaannya cenderung lebih licin, sedangkan pada bagian tanahnya lebih lembut serta kurang atau tidak rata, kualitas rumput dan tanah dapat mempengaruhi pantulan bola tenis, selain itu permukaan tanah pada grass court tidak akan membuat penggunanya menderita luka parah ketika terjatuh saat bermain, lantas bagaimana dengan perawatannya?

Lapangan tenis berjenis grass court ini membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit, mengapa? Grass court harus sering disiram dan dipotong untuk menjaga kualitas dari rumput tersebut, Anda perlu menjaga kondisi rumput tetap tumbuh dalam keadaan bagus di segala kondisi, dengan begitu pantulan bola tenis akan bergerak menjadi lebih cepat.

Hard Court

Jenis hard court merupakan jenis lapangan tenis yang paling sering ditemukan, kemudahan dalam perawatan serta pembuatannya menjadikannya pilihan yang tepat karena pantulan bola tenis dinilai paling sempurna, material yang digunakan pada jenis hard court yaitu kerikil serta pasir atau semen baru kemudian ditutup dengan lapisan akrilik.

Tinggi rendahnya pantulan bola turut dipengaruhi jumlah pasir dalam lapisan akriliknya semakin banyak kandungan pasir maka pantulan bola lebih lambat, seperti yang Anda tahu finishing lantai lapangan olahraga hard court sering digunakan pada kejuaraan tenis di Australia dan AS, hard court cocok digunakan karena pada saat turun hujan tiba-tiba lapangan akan lebih cepat kering daripada jenis grass court.

Clay Court

 

lapangan olahraga tenis

Selain hard court jenis clay court lebih banyak digunakan di Amerika Selatan dan Eropa apalagi pada pertandingan French Open Championships, material yang dibutuhkan dalam pembuatan clay court yaitu campuran dari tanah liat serta serpihan batu bata, garis lapangan pada clay court juga harus dicat lebih sering.

Pemain yang bermain di clay court dapat dengan mudah membaca laju pantulan bola tenis dimana kecepatan bolanya cenderung lebih lambat, tak hanya lebih lambat pantulan bola tenis juga lebih tinggi daripada hard court, bagaimana dengan perawatannya? Untuk perawatan clay court sendiri membutuhkan biaya yang cukup tinggi karena Anda perlu melakukan manajemen perawatan yang baik.

Demikian informasi mengenai jenis finishing lantai lapangan olahraga tenis yang bisa menambah pengetahuan Anda, dengan begitu Anda bisa menentukan jenis lapangan saat berencana membuat lapangan tenis baik untuk disewakan umum maupun keperluan pribadi.

 

Hubungi Kami

Rengga P. Putra
0813-3117-0073 (CALL/WA)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *