Anda sedang mencari Jasa Renovasi Atap Baja Ringan ? Temukan jawabannya pada artikel ini.
Baja ringan merupakan salah satu dari bahan bangunan yang sering digunakan sebagai konstruksi, terutama pada bagian atap. Baja ringan bisa digunakan untuk pembangunan pabrik, rumah, atau bangunan publik lainnya.
Biasanya, material ini terbuat dari campuran aluminium dan juga seng. Baja ringan memiliki sifat kaku dan juga kuat. Hal inilah yang membuat baja ringan banyak digunakan untuk keperluan konstruksi.
Saat ini, rata-rata baja ringan sudah memenuhi SNI (Standar Nasional Indonesia). Hal ini juga membuatnya semakin populer. Selain lebih kuat dan tahan cuaca jika dibandingkan dengan rangka atap kayu, harganya juga cukup bersaing.
Atap baja ringan memiliki banyak jenis mulai dari bentuk, ketebalan, bahan dasar pembuat, dan juga harga yang bervariasi. Jadi, jangan sampai salah memilih atap baja ringan.
Table of Contents
Jasa Renovasi Atap Baja Ringan
Jika ingin memiliki atap baja ringan, maka Anda akan membutuhkan penyedia Jasa Renovasi Atap Baja Ringan. Namun, sebaiknya Anda melakukan survey tentang hasil dari Jasa Renovasi Atap Baja Ringan yang mereka tangani.
Periksa juga apakah bahan yang dipakai memiliki kualitas tinggi atau tidak. Pemilihan Jasa Renovasi Atap Baja Ringan ini akan sangat mempengaruhi hasil dari bangunan. Jadi, carilah Jasa Renovasi Atap Baja Ringan yang amanah dan sudah memiliki banyak pengalaman.
Jenis-Jenis Baja Ringan
Zincalume
Atap baja zincalume merupakan salah satu jenis baja yang terdiri dari logam campuran. Bahan baku baja ini adalah 45% seng, serta 55% aluminium. Pembuatan baja jenis ini dengan memanfaatkan teknologi tinggi dan juga komposisi yang akurat.
Jenis baja zincalume dapat tahan dengan suhu tinggi dan korosi. Selain itu, harga rangka atap baja zincalume lebih terjangkau.
Galvalum
Mayoritas pelapis dai atap baja ringan ini adalah terdiri dari unsur aluminium dengan komposisi 55%. Sedangkan untuk unsur zinc mencapai 43,5%, dan sisa pelapis lainnya seperti silicon. Atap baja ringan galvalum memiliki kekuatan dan juga ketahanan yang baik terhadap korosi. Namun, harga dari baja ringan ini cukup mahal.
Galvanis
Atap baja ringan jenis ini melewati proses galvanisasi atau yang sering disebut dengan pelapisan dengan seng. Atap baja galvanis mengalami proses finishing yang menggunakan coating 98% seng dan aluminium 2%.
Fungsi dari seng atau zinc di sini adalah untuk melindungi dari korosi. Meskipun dalam jangka waktu panjang, baja ini juga bisa mengalami korosi. Harga dari baja ringan jenis ini cukup terjangkau.
Apa Saja Kelebihan Atap Baja Ringan ?
- Memiliki bobot yang cukup ringan jika dibandingkan dengan material untuk atap lainnya. Sehingga proses pemasangan bisa dilakukan dengan mudah.
- Materialnya cukup kuat dan unggul, serta memiliki tingkat keawetan yang tinggi. Selain itu, baja ringan juga tidak mudah berkarat, dan tahan cuaca yang ekstrem.
- Material baja ringan mudah dipotong dan juga dibentuk dengan mudah. Selain itu, material ini juga mudah disambung dengan jenis atap yang lainnya.
- Memiliki sifat yang cenderung lebih lentur jika dibandingkan dengan jenis atap yang lain. Hal inilah yang membuat tegangan tarik yang dihasilkan bisa cukup besar.
Kekurangan Atap Baja Ringan
- Harga yang ditawarkan tidak murah.
- Mudah terbawa angin. Karena memiliki sifat yang ringan, maka akan dapat terbawa angin jika pemasangannya tidak benar.
- Jika tidak teliti, maka akan rentan roboh.
- Berbeda dengan kayu, atap baja ringan tidak bisa diekspos. Contohnya seperti tidak bisa dibuka secara transparan.
- Proses pembuatannya tidak rama lingkungan.
- Nilai estetika tergantung dari penutupnya.
Sebelum memilih atap dengan baja ini, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan penyedia Jasa Renovasi Atap Baja Ringan yang profesional.
Baca juga :
